Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Murid

Bagaimana cara menggunakan pembelajaran berbasis masalah untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis secara optimal? Temukan jawabannya di kursus ini!

Instruktur: Ryan Oktapratama, M. Pd.

Last update: 2024
Bahasa: Indonesia


JP (Lesson Hours): 21

Tujuan Pembelajaran

Pada akhir pembelajaran, guru diharapkan mampu:

1. mengetahui kaitan antara berpikir kritis, metakognisi, dan pembelajaran berbasis masalah, serta landasan Alkitabiah bagi pembelajaran berbasis masalah dan keterampilan berpikir kritis.
2. mengetahui manfaat bertanya pertanyaan yang tepat dalam pembelajaran, mengenal klaim, argumen, premis, serta kesimpulan dalam proses pembelajaran, serta bagaimana meningkatkan keterampilan berpikir kritis dari murid.
3. mengetahui kebutuhan pendidikan di abad ke-21, bagaimana menggunakan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, serta bagaimana proses pengembangan kurikulum dalam pembelajaran berbasis masalah.
4. mengetahui bagaimana mendesain pembelajaran menggunakan permasalahan, serta bagaimana memaksimalkan keterampilan belajar individu dan kelompok dalam pembelajaran berbasis masalah.
5. mengetahui contoh-contoh penerapan pembelajaran berbasis masalah dalam konteks kelas dasar bawah, sekolah menengah pertama, serta sekolah menengah atas.

Kursus ini terdiri dari:

Konten Kursus


M1.1 Berpikir Kritis, Metakognisi, dan Pembelajaran Berbasis Masalah

M1.2 Landasan Alkitabiah bagi Pembelajaran Berbasis Masalah dan Keterampilan Berpikir Kritis

M1.3 Tujuan Pembelajaran

M1.4 Problem-Based Learning Model According to Matthew 14:13-21

M1.5 Forum Diskusi


M2.1 Manfaat Bertanya Pertanyaan yang Tepat dalam Pembelajaran

M2.2 Mengenal Klaim, Argumen, Premis, serta Kesimpulan di dalam Proses Pembelajaran

M2.3 Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dari Murid

M2.4 The Bible and Critical Thinking

M2.5 Mengunggah Dokumen


M3.1 Kebutuhan Pendidikan di Abad-21

M3.2 Menggunakan PBL untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi

M3.3 Pengembangan Kurikulum dalam Pembelajaran Berbasis Masalah

M3.4 Fostering Metacognition in Preschool

M3.5 Refleksi


M4.1 Belajar Melalui Permasalahan

M4.2 Keterampilan Belajar Individu dalam PBL

M4.3 Keterampilan Belajar Kelompok dalam PBL

M4.4 Pengaruh Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPS

M4.5 Kuis


M5.1 Contoh Penerapan di Kelas Dasar Bawah

M5.2 Contoh Penerapan di Sekolah Menengah Pertama

M5.3 Contoh Penerapan di Sekolah Menengah Atas

M5.4 Four Favorite Problem-Based Learning Example Activities to Prioritize in your Classroom

M5.5 Kuis Akhir

Disarankan bagi:

Daftar kursus

Masukkan nama depan Anda. Contoh: John Wallace Doe = John Type your first name. Example: John Wallace Doe = John
Masukkan nama tengah dan belakang Anda. Contoh: John Wallace Doe = Wallace Doe Type your middle and last name. Example: John Wallace Doe = Wallace Doe
Masukkan alamat email dengan domain sekolah atau institusi tempat Anda bekerja jika ada. Jika tidak, masukkan alamat email pribadi. (Type your email address with the domain of the school or institution you are affiliated with if there is any. Otherwise, type your private email address.)
Masukkan nomor handphone Anda yang terkoneksi dengan Whatsapp. (Type your Whatsapp-connected mobile phone number.)
Jika mengajar lebih dari satu jenjang, pilih jenjang utama yang Anda ajar. (Choose the dominant level if you teach multiple levels.)
 *

Kunjungi Kami

Head Office & Studio
HaiGuru

Syarat Ketentuan

Kebijakan Privasi

Hubungi Kami
Ikuti Kami
Copyright @2021, HaiGuru®